Minggu, 29 Agustus 2010

Friendship and love don't look at the material

Episode 2

keesokkan harinya saat Chellysa dan Grace tiba di sekolah dan ingin memparkirkan mobilnya. tiba-tiba ada sebuah motor yang berasa disana.
Grace : "loh motor siapa itu? biasanya tempat itu kosong" ( bingung )
Chellysa : ( terkejut dan diam )
chellysa pun memparkirkan mobilnya di tempat lain dan grace bingung atas tindakan chellysa, lalu chellysa mengajak grace keluar dari mobilnya.
Chellysa : "yuk keluar"
Grace : "emanknya mau kemana?"
Chellysa : "kelas"


grace dan chellysa pun menuju ke kelas dan bertepatan dengan KEPSEK yang mau mengajak peter ke kelasnya tapi mendadak ada kasus kalau anak kelas 1 ribut di lapangan basket dan kepsek melihat chellysa dan meminta tolong kepada chellysa untuk mengantarkan peter ke kelasnya.
Kepsek : "chellysa , bapak boleh meminta tolong?"
Chellysa : "boleh apa pak?" ( chellysa pun terkejut melihat cowok yang semalam hampir saja di tabraknya sedang berada di samping pak kepsek )
Peter : "Eh ini kan cewek semalam" ( dalam hati ) tersenyum
Kepsek : "bisa antarin dia ke kelas kamu?"
grace yang sedang terpesona karena ketampanannya langsung memotong pembicaraan pak kepsek.
Grace : "maaf pak dia ini murid baru ya?"
Kepsek : "oh iya bapak lupa, dia ini murid baru. nama dia peter dan ini chellysa, ini grace. kalau gitu bapak pergi dulu"
Grace : "ok, pak.. wahhh ganteng banget"
Peter : " jadi nama dia chellysa, nama yang cantik. ( dalam hati ) thanks.. kenalin nama gue peter lievero, nice to meet you"
peter pun mengulurkan tangannya untuk berkenalan tapi chellysa tidak mau menjabat tangannya. grace yang terpesona dengan cepatnya megulurkan tangan untuk berjabat tangan dengan peter dan tidak melepasnya. peter berusaha menarik tangan tapi grace tidak melepasnya lalu chellysa memukul tangan grace dan terlepas sehingga membuat peter tertawa.
grace : "nice to meet you  too peter :)"


waktu menuju ke kelas banyak cewek yang terpesona dengan peter dan cewek-cewek itu say hai ke peter dan peter membalasnya dengan senyuman yang manis sehingga membuat cewek-cewek heboh akan kedatangannya dan sepanjang jalan menuju ke kelas grace selalu berdekatan dengan peter dan mengobrol dengan peter untuk mencari tau tentangnya.
Grace : "bytheway face loe familiar banget seperti seseorang gitu tapi siapa ya???"
Peter : "mungkin loe salah orang ( tersenyum )"
Grace : "masa iya? tapi beneran deh gue kek pernah ngeliad loe gitu.. dimana ya?? ( berfikir )
aduhhhh lupa.. chellysa loe kok diam aja sihhh, kenapa baby?"
Chellysa : "nothing"
Peter : "Glad to see you again chellysa"
Grace : ( kaget ) "kalian sudah kenal? pantesan aja tadi ngak mau jabatan tangan. bytheway sudah kenal berapa lama? koq loe ngak cerita ke gue sih babyyyy??"
Peter : "kita belum kenal cuma semalam dia itu hampir menabrak gue.."
Grace : "ouh.. gitu.. eh what? tadi loe bilang dia hampir nabrak loe? bener tuh baby? tapi kenapa?"
Chellysa : "shuuutt nanti baru gue cerita ya"


bel pun berbunyi dan saatnya guru masuk ke dalam kelas, peter terus melihat chellysa karena peter sangat penasaran dengan sikap dinginnya lalu grace menyadari kalau peter terus melihat chellysa.
Grace : "sa dia asyik ngelihat loe"
Chellysa : "siapa?"
Grace : "siapa lagi kalau bukan itu" (sambil membalikan badannya chellysa)
disaat chellysa membalikan badannya peter pun terkejut dan pura-pura mengerjakan sesuatu
Chellysa : ( sambil memutar badannya ke depan ) "biarin ajalah grace"

kembali ke lapangan basket, saat anak tim basket sedang  asyik bermain, qenry datang dan ingin bergabung dan ketua tim basket / alvinko menyetujui maka qenry boleh ikut bermain tapi anak basket lainnya menyindir qenry dan membuat qenry tersinggung.
Qenry : "hey bro gue boleh bergabung?"
Alvinko : "boleh biar rame , ya ngak guys?"
anak basket menertawakan qenry dan salah satunya adalah vincent ( teman alvinko sejak SD )
Vincent : "emank loe bisa maen?"
Alvinko : "jangan gitu donk guys, dia kan hanya ingin ikut main aja.. yuk guys"
Vincent : "yakin ni ko? guys dia mau ikut gabung, boleh ngak?"
All : "hahaha"
Alvinko : "sudah sudah c'm on guys"
Qenry : " Grrr" (lihat aja awas loe semua / dlm hati)
karena perkataan anak basket menyingung perasaan qenry. qenry pun membals dengan permainan basket yang kasar. alvinko pun merasa ada yang beda dari anak yang baru gabung..
Alvinko :  "stop stop guys.. kalian ini kenapa sih? ( sambil memegang bahu Qenry ) "loe mainnya kasar banget"
Qenry : "bukannya teman2 loe yag mengajak bermain kasar?" ( menyindir )
Vincent : "bro jaga mulut loe" ( mendorong qenry )
Alvinko : "bentar bro.. permainan kasar itu di gunakan kalau lawan kita bermain kasar tapi kita semua tidak akan bermain kasar bro"
Vincent : "percuma aja ko loe jelasin ke anak ini karena dia ngak akan ngerti" ( ingin mengahajar qenry )
tapi alvinko bisa menahan vincent dan mengigatkan ke anak basket tentang komitmen yang mereka buat kemarin.
Alvinko : "ngat ngak guys, kalau kita itu sportif ! kekuatan itu tidak bisa menyelesaikan masalah tapi kita harus menggunakan LOGIKA ( sambil menunjuk kepalanya )
semua anak basket pun menunduk karena kecewa dengan sikap mereka sendiri..
Vincent : "sorry ko gue ngak bermaksud gitu tapi anak ini belagu" ( menunjuk qenry )
Qenry : "apa ngak salah bukannya loe yang belagu?"
Vincent : "tuh kan ko Grr" (ingin menghajar qenry)
alvinko pun menahannya dan dari belakang kepsek muncul sehingga membuat anak basket terdiam dan menundukan kepala.
kepsek : "apa-apaan ini? berantam di sini.. semuanya ikut saya.. ( tegas )
dalam perjalanan menuju ke ruangan kepsek alvinko pun menjadi penengah antara vincent dan qenry..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar